Bukan Habbiburahman, Tapi Habiburrahman

22 Mar 2008

Saya bukan pengkritik film. Tapi saya pengkritik salah ketik atau salah tulisan. Bagi saya, salah ketik/tulisan itu bisa membuat ketidaknyamanan dan gangguan terhadap pembaca.

Setiap hari, tugas saya memang melototi berita-berita yang ada di detikcom. Namun, meski sudah diberlakukan waskat (pengawasan malaikat.. he he), namun masih juga banyak salah ketik yang lolos dari pengawasan. Tapi wajar saja, berita cepat to?

Nah, tapi kali ini bukan soal tulisan berita. Ini soal film Ayat Ayat Cinta. Terus terang, saya terganggu. Saat menonton awal-awal film ini sambil memakan popcorn, mata saya terbelalak. Kamu ketahuan…. salah tulis. Tepatnya salah huruf, yang akhirnya menjadi salah nama.

Nama Habiburrahman El Shirazy, pengarang novel Ayat Ayat Cinta ditulis salah. Coba saya dikoreksi, kalau saya salah lihat. Di film garapan Hanung Bramantyo ini, Habiburrahman ditulis dengan ‘Habbiburahman’. habiburrahman2.jpg

Karena setiap hari berkutat dengan tulisan, saya pun terganggu. Penulisan salah ini juga pasti mengganggu orang-orang yang paham bahasa Arab atau minimal pernah belajar bahasa Arab. Kalau Habiburrahman, jelas artinya Kekasih Arrahman (Kekasih Tuhan). Tapi, kalau Habbiburahman? Aku tidak tahu artinya apa.

Jangan-jangan memang nama penulis Ayat Ayat Cinta itu salah huruf? Saya tak yakin, karena sepertinya keluarga Habiburrahman memang orang pesantren. Saya kemudian cek buku novel Ayat Ayat Cinta di Toko Buku Gramedia. Dan ternyata memang nama Habiburrahman ditulis salah di dalam film Ayat Ayat Cinta ini. Di novel, tercantum ‘Habiburrahman El Shirazy’.

Bagian sebagian orang, mungkin itu kesalahan kecil. Tapi, bagi saya, itu adalah kesalahan besar. Siapa orang yang mau namanya ditulis salah? Apalagi kalau sampai mengubah arti. Saran ke depan, sebaiknya selain mengedit visual, orang-orang film juga harus mengecek dengan teliti tulisan nama.

Saya belum menemukan tulisan di media mengenai kesalahan tulis nama itu. Padahal ini cukup penting. Mungkin juga Habiburrahman atau teman-teman dekatnya juga belum sadar akan kesalahan ini. Padahal, nama bagi penulis novel/sastrawan itu sangat penting.

Kesalahan nama ini bila tidak dikoreksi akan terus salah di kemudian hari. Cek saja ke Google. Ketik keyword: Habbiburahman El Shirazy. Oleh Google, dikasih warning: “Mungkin maksud Anda adalah: Habiburrahman El Shirazy”. Tapi, saat ini sudah terlanjur banyak orang/media yang salah tulis. Sudah berhalaman-halaman kesalahan terjadi. Siapa yang menanggung salah?


TAGS


-

Author

Search

Recent Post